Label

Opini (16) Reportase (10) Resensi (5)

Sabtu, 17 Desember 2011

Who Will be a 'PATRIOT'?

          Siapa yang tidak pernah mendengar kata patriot? Apa yang ada di benak anda tentang kata tersebut? Seorang pahlawan kah? Patriot sebenarnya memiliki arti jiwa kepahlawanan atau sifat kepahlawanan, berarti seseorang yang memiliki sifat patriot adalah seseorang yang memiliki sifat atau jiwa kepahlawanan. Patriot yang saya ingin jelaskan disini adalah patriot yang memiliki banyak arti, yaitu PATRIOT : Prestatif, Aktif, Tanggap, kRitis, vIsiOner, dan Tanggung jawab.

(http://images01.olx.co.id/ui/1/05/44/12140144_1.jpg)
          Pertama, prestatif, apa prestatif itu? Bagaimana seseorang bisa menjadi orang yang prestatif? Seseorang yang prestatif biasanya memliki kreatifitas yang tinggi, dari kreatifitas yang seseorang miliki itu akan tercipta suatu inovasi baru, entah itu dalam bentuk barang ataupun jasa. Sifat ini harus dimilik oleh setiap mahasiswa tentunya, contoh kongkrit, PKM. Ada mahasiswa yang tidak tahu PKM? Jawabannya, pasti ada. Ya, Program Kreativitas Mahasiswa. Bagaimana mahasiswa dapat mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa jika tidak memiliki kreatifitas yang tinggi? Tentu saja akan kalah dengan mahasiswa lainnya.
          Kedua, aktif, aktif sendiri memiliki banyak pengertian, tergantung dari sudut mana kita memandangnya, sekarang saya akan memberi contoh mahasiswa yang aktif. Untuk contoh kecil, selama proses perkuliahan, mahasiswa itu harus dapat aktif di kelas, di saat dosen bertanya, usahakan kita bisa menjawab pertanyaan dosen, jika belum bisa, kita harus aktif bertanya kepada teman yang telah bisa, jangan hanya berdiam diri saja. Lainnya, ketika dosen bertanya, biasanya ditanyakan di akhir sesi perkuliahan, “ada yang belum jelas?” Sebisa mungkin untuk kita bertanya kepada dosen kita, karena bisa jadi apa yang keluar dari mulutnya adalah apa yang akan keluar di ujian nanti.
          Ketiga, tanggap, tanggap berarti dapat memahami dan mengerti terhadap segala sesuatu, namun masih dalam mengikuti aturan-aturan. Mahasiswa juga harus cepat tanggap, artinya mereka mampu bekerja atau melakukan suatu hal sesuai dengan peraturan yang ada. Serta ditunjang dengan semangat dan ambisi yang kuat untuk selalu ingin maju dan terus berkembang agar menjadi mahasiswa yang prestatif, mampu memunculkan ide ide dan prestasi yang membanggakan. Dengan begitu seorang mahasiswa bisa menjadi penerus masa depan yang mampu membawa perubahan lingkungan sekitar bahkan bagi dunia, pastinya berawal dari merubah dari dalam dirinya sendiri. Dengan catatan wajib atau bisa menjaga nilai-nilai moral yang ada. Semua itu pasti bisa dilakukan asalkan kita memiliki niat yang kuat serta usaha yang maksimal untuk mencapai tujuan tersebut. Jika kita hanya mempunyai niat tapi tidak pernah mengaplikasikannya dalam diri kita maka yang terjadi hanyalah impian dan bukan kenyataan.
          Keempat, kritis, kritis disini adalah kritis yang tidak hanya memberikan kritik namun kritis juga memberikan sebuah saran dan solusi bagi permasalahan yang sedang terjadi pada saat itu. Kritislah mulai dari hal-hal yang terkecil seperti permasalahan kebiasaan membuang sampah sembarangan pada masyarakat kita dewasa ini. Sebagai mahasiswa kita punya andil/kesempatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. 

          Kelima adalah, visioner. Siapa orang yang tidak memiliki visi dalam hidupnya? Menurut saya pribadi, kalo seseorang tidak mempunyai visi, maka ia akan sulit mendapatkan masa depan yang cerah. Visioner adalah seorang yang dapat melihat jauh sekali kedepan, tanpa batasan dan halangan, dan melakukannya setelah dapat menarik suatu kesimpulan. Karena pada dasarnya seorang yang memiliki sifat visioner dapat melihat peluang yaitu dimensi waktu dan ruang tanpa batasan dan halangan, walaupun didepan mata gunung tinggi menjulang, yang membatasi pandangan.  Seorang visioner adalah orang yang berani mencipta sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Seorang visioner orientasinya pada capaian jauh mendepan. Seorang visioner selalu berfikir dengan gagasan dan karya besarnya. Maka penyebutannyapun tak sekedar sebuah khayalan, lebih cocok disebut impian. Seorang yang visioner biasanya, dia bisa menjadi seorang pemimpin, sehingga pemimpin yang visioner adalah pola kepemimpinan yang ditujukan untuk memberi arti pada kerja dan usaha yang perlu dilakukan bersama-sama dan berdasarkan visi yang jelas. Seorang pemimpin yang visioner juga harus memiliki kemampuan untuk berkomunikasi, memiliki kemampuan bereaksi secara tepat, bisa memahami keadaan lingkungan. Selain itu seorang yang visioner juga harus mampu berorganisasi dengan baik. 

          Yang terakhir adalah tanggung jawab, mengapa setiap orang harus memiliki tanggung jawab? Apakah mahasiswa butuh memiliki sifat tanggung jawab? Ya, dengan seseorang memiliki sifat tanggung jawab, berarti orang tersebut mengerti akan konsekuensi dari apa yang telah ia perbuat. Apakah memegang tanggung jawab itu sulit? Tentunya mahasiswa berbeda dengan siswa, semakin tinggi tingkatan, semakin “complicated” tanggung jawab yang harus ditanggung oleh seseorang.

          Pada intinya, seorang mahasiswa harus memiliki sifat patriot tersebut, lalu, dari sifat itu, harus memiliki dari setiap penjabaran yang ada, jika tidak, maka proses yang akan dijalankan juga tidak akan menjadi sempurna, apakah kita tidak bangga dengan diri sendiri jika kita bisa menjadi patriot untuk orang lain? Terutama masyarakat sekitar, karena rakyat hanya memiliki mahasiswa untuk berlindung, sebagaimana fungsi mahasiswa kontrol sosial, menjembatani antara pemerintah dengan rakyat. Mahasiswa yang memiliki sifat patriot, pasti dirinya akan menjadi “panutan” bagi mahasiswa lainnya, intinya untuk sifat patriot ini tidak dikhususkan untuk wanita atau pria, tetapi seluruhnya harus memiliki sifat patriot. Karena dengan memiliki sifat ini kita akan mendapatkan pengalaman yang lebih berharga dibanding teman kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar